Anjing!
Itulah kata yang mesti masuk ke telinga ketika dengan tidak sengaja kaki seorang cewek terinjak oleh saya pas mau naik angkot kemarin sore. Saya bergegas menuju bangku yang panjang kemudian duduk tepat didepannya yang berada didekat pintu keluar/masuk angkot.
Saya duduk kemudian terdiam sejenak (lebih tepatnya bingung sih), lalu saya minta maaf sama cewek itu.
Timbul pertanyaan di otak saya. Ko malah kata “anjing” yang keluar?
Bukannya kalau merasa kesakitan itu kata yang mesti keluar itu “aduh” atau “ahhhh”?
Bukannya kata “Anjing” lebih tepat sebagai makian atau ungkapan marah?
Ini cewek kesakitan atau lagi marah sih? Ataukah sakit dan marah sudah tidak ada bedanya lagi?
Ah… biarin saja yang penting saya sudah minta maaf toh itu gara-gara saya juga yang tidak bisa ngontrol kaki. Ya gimana lagi, toh kaki saya tidak ada matanya, kalaupun ada mata kaki itu kan ke arah pinggir tidak ke arah depan. Lain kali, kalau kejadian seperti itu lagi kayanya saya langsung gigit badannya sekalian sambil menggonggong … Goooog … Goooggg
Padahal cewek itu cantik banget …
Posted in Uncategorized