RSS

Satu Pohon Satu Kehidupan

07 Dec

Beberapa bulan yang lalu (tepatnya seminggu setelah lebaran), ada sebuah wacana menarik yang dihasilkan dari obrolan dengan pemilik rumah yang saya singgahi di Surabaya. Wacana tersebut adalah mengenai adanya peraturan daerah yang mengharuskan setiap keluarga yang baru melahirkan seorang bayi untuk menanam satu pohon terserah apapun jenis pohonnya. Jika keluarga tersebut tidak mempunyai lahan untuk menanam pohon, maka keluarga tersebut cukup memberikan bibit pohon yang akan ditanam pada kepala desa (atau lurah) manapun yang dikehendaki. Tentu saja penyerahan bibit tananam dilengkapi dengan berita acara sebagai bukti administratif bahwa keluarga tersebut telah melaksanakan perda tersebut.

Nah, bagaimanakan dengan Bandung? Apakah cocok jika diberlakukan perda serupa?

Melihat kondisi Bandung yang sudah heurin ku tangtung dan lingkup oleh mall dan FO, saya sedikit pesimis tapi bukan berarti tidak mungkin kalau Kota Bandung berniat mengurangi polusi dan suhu kota yang semakin panas. Hanya saja mungkin yang menjadi masalah adalah lahan untuk menanamnya yang perlu dipikirkan.

Bagaimana Bapak2 di Pemkot nih???

Bandung di lingkung gunung… Bandung heurin ku tangtung

 
1 Comment

Posted by on December 7, 2007 in Footnote

 

One response to “Satu Pohon Satu Kehidupan

  1. Rully

    December 8, 2007 at 6:32 am

    wah, manteb nih. 1 rumah minimal 1 pohon.:mrgreen:

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: